Tampilkan postingan dengan label Pemilu 2014. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pemilu 2014. Tampilkan semua postingan

Jumat, 04 April 2014

0 Comments
Posted in Arrangement, Art, Business

PKS, Pilihan Salim A Fillah



Dunia politik bisa dibilang adalah wilayah 'merah' yang kadang dihindari oleh para tokoh masyarakat. Dengan banyaknya intrik busuk di dalamnya, tak heran banyak orang berbondong-bondong men-cap buruk orang yang terjun di dunia politik.

Bahkan, kadang fitnah akan bertebaran setiap kali orang terjun di dunia politik. Karenanya, tidak heran jika banyak tokoh yang 'terpandang' di masyarakat sangat berhati-hati saat terjun ke dunia politik. Namun, hal itu tidak berlaku bagi Salim A Fillah. Ustadz muda dengan tulisan yang menggetarkan hati ini, dengan berani melantangkan suaranya untuk mendukung PKS.

Tidak sekedar mendukung. Salim secara rapi menuturkan kisahnya mengapa menjadi seorang #AkuPilihPKS pada 9 April nanti. Tak percaya? Lihat saja kultweetnya di tulisan di bawah ini:

1) Para kanda mahasiswa itu hadir ke sekolah kami; dalam acara kerohanian bagi murid baru. Para alumni ini; shalih, rapi, & berprestasi. #ks
    
2) Konon meski telah lulus, mereka rajin sowan menghadap ke rumah para guru; menghaturkan bakti, menyimak ilmu, nasehat, & pengalaman. #ks
    
3) Tak heran, Ayahanda Kepala Sekolah & para pembina amat mempercayai & membanggakan mereka; mengundang mereka tuk membina adik-adiknya. #ks
    
4) Saya; jebolan pesantren yang serba tanggung dalam ilmu; takjub akan semangat mereka mendalami Islam, mengkaji, & beramal dengannya. #ks
    
5) Saya; yang masih duduk di awal kelas I SMA; merasa menemukan kakak-kakak yang 'amat dewasa' dalam beragama; tecermin dari akhlaqnya. #ks
    
6) Ya; ketika mereka mengajak kami Tilawah Quran; sesekali kami harus 'lancang' membetulkan bacaannya; & mereka lapang dada menerimanya. #ks
    
7) Para kanda mahasiswa itu pandai menempatkan diri sebagai 'kawan sebaya' dalam mengilmui Islam & mengamalkan nan diilmui bersama kami. #ks
    
8) Perjumpaan di program penyambutan & pembinaan awal itu berkesan di hati. Setelahnyapun, mereka sering tampak hadir di sekolah kami. #ks
    
9) Selalu ada raut bangga dari para guru kami saat mereka datang; pujian & himbauan agar kami mengikuti jejak mereka kerap terdengar. #ks
    
10) Satu saat, salah seorang dari para kakanda itu menemui saya & menawarkan; apa berkenan jika pembinaan berlanjut secara intensif? #ks
    
11) Saya, dengan semangat mengiyakan. Saya merasa ini jalan tuk memenuhi amanah guru saya di pesantren; Allahuyarham KH Mu'tamid Cholil. #ks
    
12) Beliau dulu berpesan; "Di manapun kamu; imani, ilmui, amalkan, & dakwahkan Islam ini; sabari jalannya dengan bersama orang shalih." #ks
    
13) Maka saya menghimpun beberapa kawan. Jadilah kami melingkar setiap pekan; belajar Islam dibimbing beliau; sebut saja 'Kanda Sejati'. #ks
    
14) Sebagai catatan; kini, 15 tahun kemudian, kami terpisah ke segala penjuru; tapi ukhuwah yang Kanda Sejati rajutkan tak pernah padam. #ks
    
15) Kami dikenalkan dengan Tilawah, Tazkiyah, & Ta'limul Kitab was Sunnah; tugas Rasul dalam mengajar ummat yang pula pewarisnya emban. #ks
    
16) Kami selalu memulai jumpa dengan bacaan Quran, setor hafalan, mengkaji aneka madah dari 'Aqidah hingga Fiqh bersuasana kekeluargaan. #ks
    
17) Lalu ada taushiyah yang digilir tugasnya, disusul berbagi kabar gembira maupun duka, serta muhasabah yang kadang mengundang airmata. #ks
    
18) Saya selalu merindui pertemuan itu; bukan hanya karena tambah ilmu; tapi bagi saya, ia benar terasa sebagai perjumpaan karena iman. #ks
    
19) Menjelangnya selalu terngiang Mu'adz atau Ibn Mas'ud yang sesekali berkata, "Saudaraku, mari sejenak duduk, mari sejenak beriman." #ks
    
20) Dalam hadits; ialah majelis dzikir yang malaikat mengerumuninya lalu melapor pada Allah. Yang hanya mampir sekalipun beroleh berkah. #ks
    
21) Sungguh terasa; ialah tempat dicurahkan rahmat, dinaungkan sayap malaikat, diturunkan sakinah, & para pesertanya dibanggakan Allah. #ks
    
22) Berjumpa Kanda Sejati adalah nikmat bertemu orang shalih; sinar wajah, kata, & geraknya; semua mengilhami kami dalam ibadah & 'amal. #ks
    
23) Entah kaset, majalah, atau buku, kadang makanan & minyak wangi; Kanda Sejati sering membawakan kami buah tangan yang mengesan hati. #ks
    
24) Agaknya, beliau tak alpa memantau kami. Sering masalah kawan sekelompok yang kami belum saling tahu; beliau telah mencarikan solusi. #ks
    
25) Kawan yang tak cerita apapun tentang keluarganya terkejut saat Kanda Sejati bersama kami tetiba muncul di RS tempat ayahnya dirawat. #ks
    
26) Seorang kawan lain heran dengan biaya sekolahnya; ternyata sudah dibayarkan Kanda Sejati yang diam-diam ajak kami iuran membantunya. #ks
    
27) Kawan yang berbeda tersipu malu, saat ditepuk bahunya oleh Kanda sambil senyum di RS; kala menunggui akhwat pujaannya yang sakit;D #ks
    
28) Ya, hanya senyum. Itu nasehat beliau untuk yang masih melanggar larangan berduaan meski tahu ilmu. Petuah tanpa kata itu menghunjam. #ks
    
29) Saya pula pernah diusir pulang dari acara menginap yang disebut Mabit; karena Kanda tahu Ibu saya sakit, tapi saya memaksakan pergi. #ks
    
30) Kanda Sejati berjuang memperlakukan kami dengan hikmah; masing-masing sesuai kekhasannya, seakan dialah yang paling mengenal kami. #ks
    
31) Saya selalu takjub & bertanya; tentang segala biaya, tenaga, & waktu Kanda Sejati yang berharga; yang beliau korbankan bagi kami. #ks
    
32) "Sebab jika kalian kelak jadi pejuang Islam", ujarnya satu hari sambil berkaca-kaca menatap kami, "Saya berharap memegang sahamnya." #ks
    
33) Berat sekali. Tapi kesungguhannya membimbing kami membuat kami tak ragu bahwa Kanda Sejati pantas disebut sebagai "Sang Murabbi!" #ks
    
34) Begitulah, meski kami belum laik menjadi 'mutarabbi' baginya; sungguh saat-saat bersama beliau adalah hari terindah di masa sekolah. #ks
    
35) Di kelas III, beliau minta kami tuk mulai pula membina; sebab perbaikan diri akan terjaga dengan mengajar sembari belajar, katanya. #ks
    
36) Memang terasa ada kefahaman berlipat saat kami mulai jadi pembina adik-adik kelas. Rasa malu pada mereka, melecut pula ilmu & 'amal. #ks
    
37) Ialah percepatan bagi kami; didikan pendewasaan yang diarahkan Kanda Sejati, dengan teladan membina yang beliau torehkan selama ini. #ks
    
38) Pergaulan dengan Kanda Sejati membuat wawasan dunia Islam & antarbangsa kami juga meluas. Tentang Palestina, 'Iraq, hingga Amerika. #ks
    
39) Bagaimana dengan politik? Kanda Sejati hanya selalu menekankan kemenyeluruhan Islam nan sempurna, mengatur pribadi hingga bernegara. #ks
    
40) Dari Kanda Sejati kami kenal nama Rahmat 'Abdullah, @hnurwahid, & @anismatta misalnya; tapi hanya karena tulisan mereka dikutipnya. #ks
    
41) Sungguh tak pernah Kanda Sejati melanggar 'kesucian' wiyata mandala sekolah kami, dengan membicarakan pilihan politiknya, misalnya. #ks
    
42) Kami hanya menduga-duga, mungkin di Pemilu lalu, Kanda Sejati memilih partainya Rahmat 'Abdullah, @hnurwahid, & @anismatta itu; PK. #ks
    
43) Kami kian suka juga dengan tulisan-tulisan tokoh yang sering dikutip Kanda Sejati; kala itu kami baca dari Majalah Tarbawi misalnya. #ks
    
44) Satu hari, Kanda Sejati hanya memberitahu kami, bukan mengajak; bahwa akhir pekan nanti KH Rahmat 'Abdullah akan hadir ke kota kami. #ks
    
45) Ketika saya & kawan lain memutuskan ikut acara yang bingkainya umum itu; bukan kepartaian; beliau ada di sana. Hanya tersenyum saja. #ks
    
46) Saat @anismatta, Sekjen PK hadir beracara di Jogja; kami tahu dari pamfletnya. Itu acara Partai; & Kanda Sejati tak mengabari kami. #ks
    
47) Tapi lagi-lagi; ketika kami hadir ke acara itu dengan niat cari ilmu; Kanda Sejati ada di sana; jadi panitia; & cuma tersenyum pula. #ks
    
48) Kami lalu berfikir, jika partai ini telah memberi hadiah pada kami berupa sosok sedahsyat Kanda Sejati; betapa bagus pengkaderannya. #ks
    
49) Kami lalu berfikir; jika di partai ini banyak sosok seperti Kanda Sejati; betapa ia layak untuk menjadi tumpuan masa depan negeri. #ks
    
50) Partainya Kanda Sejati ini aneh; kegiatannya Tatsqif untuk pembekalan ilmu agama, bakti sosial, berbagai layanan dakwah & keummatan. #ks
    
51) Kian saya banyak mengenal para kadernya; saya merasa bertemu ratusan sosok semacam Kanda Sejati; meski berbeda karakter khasnya. #ks
    
52) Orang-orang ini tetap menjadi dirinya; hanya dicelup dengan 'Tarbiyah' hingga terbentuk kepribadian Islami & kepribadian dakwahnya. #ks
    
53) Sejak itu rela hati saya libatkan diri ke aneka kegiatan Partai ini. Dengan alami; tak disuruh Kanda Sejati; saya merasa jadi kader. #ks
    
54) Bagaimanapun, Kanda Sejati adalah jalan hidayah saya sebakda para Kyai di Ma'had; ia yang mengenalkan dakwah & perjuangan tuk Islam. #ks
    
55) Maka jalan hidayahnya Kanda Sejati; wadah di mana beliau digembleng, sangat layak jadi pilihan saya tuk ikut berjuang dalam Islam. #ks
    
56) Kala itu, sedikit-banyak saya telah pula mengenal berbagai jama'ah yang juga berjuang untuk Islam dengan aneka kebaikan pada mereka. #ks
    
57) Tapi berulang kali menimbang, Partainya Kanda Sejati menjadi pilihan utama saya melabuhkan 'amal yang tak seberapa; karena cinta;) #ks
    
58) Mungkin setelah melihat kemantapan saya; satu malam, Kanda Sejati mengajak saya ke sebuah forum bersahaja yang tak asing rasanya. #ks
    
59) Sama dengan yang saya ikuti dengan beliau sebagai murabbinya; hanya saja, di rumah Ustadz itu rupanya Kanda Sejati jadi 'mutarabbi'. #ks
    
60) Akhirnya; di hadapan seorang Ustadz yang teduh, lucu, bijak, & bicara ngapak, saya dikukuhkan sebagai kader Partainya Kanda Sejati;) #ks
    
61) "Konon memandang gunung itu lebih indah jika dari kejauhan saja", nasehat beliau malam itu. Bersama waktu, saya menangkap maksudnya. #ks
    
62) Iya. Kala telah berada di dalam, tentulah saya menemukan ada banyak ketidaksempurnaan. Kanda Sejati & yang lainnya tetaplah manusia. #ks
    
63) Mereka ada salah & lupa. Tapi semua ketaksempurnaan itu terbayar oleh kebersamaan juang yang berasas kebenaran, kebaikan, keindahan. #ks
    
64) Sayapun dipindahbinakan beberapa kali, aneka watak Murabbi saya akrabi, tapi semua adalah 'Kanda Sejati'. Amat banyak Kanda Sejati. #ks
    
65) Meski banyak pula empedunya, madu sebelanga yang ada di Partai Kanda Sejati tak habis-habis manisnya. Izinkan menyebut sebagiannya. #ks
    
66) Tertugas jadi relawan ke daerah bencana; Kanda Sejati telah mengatur agar para istri sekelompok binaan membantu yang ditinggalkan. #ks
    
67) Jika perlu membelanjakan; atau mengantar anak ke sekolah sekalian. Kanda Sejati menjadikan kelompok mengaji sebagai keluarga hakiki. #ks
    
68) Di situ rukun ukhuwah; saling mengenal, saling mengerti, saling menolong, saling menanggung, & berlomba mendahulukan hajat saudara. #ks
    
69) Salah satu Kanda Sejati; saat itu menjabat Wakil Ketua DPRD & setia dengan motor tuanya; membimbing kami memahami dakwah bernegara. #ks
    
70) Bahwa kita bercita mewujudkan Maqashidusy Syari'ah, yang dharuriyatnya telah diambil sebagai dasar negara oleh para Bapak Bangsa. #ks
    
71) Mereka merumuskan pancasila; Menjaga Agama dengan ketuhanan esa; Menjaga Jiwa dengan kemanusiaan; Menjaga Turunan dengan persatuan.. #ks
    
72) ..Menjaga Akal dengan hikmat kebijaksanaan, serta Menjaga Hak Milik Insan dengan keadilan sosial. Kini tugas kita tuk mewujudkannya. #ks
    
73) Dan kami jadi saksi, selama menjabat dengan bersahaja; beliau perjuangkan kebijakan & penganggaran pada kesemua tujuan syari'at itu. #ks
    
74) Menjadi kader Partai Kanda Sejati juga membuat saya banyak mengunjungi kegiatannya di sudut negeri; menatap benih kebajikan tumbuh. #ks
    
75) Dalam tema 'Pengarus-utamaan Keluarga', saya jadi saksi betapa Partainya Kanda Sejati amat memikirkan pondasi masa depan negeri ini. #ks
    
76) Demi generasi; mereka selenggarakan pembekalan pranikah, pelatihan kompetensi suami-istri; hingga keibu-ayahan, & pendidikan anak. #ks
    
77) Di sela-sela tugas daerah itu; saya sowan berkunjung pada banyak Kanda Sejati; menyimak & takjub, bangga & syahdu, menangis & haru. #ks
    
78) Bahwa para Kanda Sejati seperti pernah ditulis Yunda @helvy & rekan 'Bukan di Negeri Dongeng'; masih terus ada & tak henti berbakti. #ks
    
79) Jika media kurang tertarik meliput bakti mereka; sebab mungkin bagi yang banyak kebaikannya, keburukanlah yang mencolok jadi berita. #ks
    
80) Dan citra buruk yang kian tertampil di hari-hari ini dengan izin Allah; moga tetap tanda cintaNya; lecut baginya tuk terus berbenah. #ks
    
81) Sebab kita semua percaya, dakwah Kanda Sejati ini milik Allah; Dia yang akan menjagaNya; Dia yang akan memilih & memilah tentaraNya. #ks
    
82) Seperti pasukan Thalut; akan tiba masa yang 'minum dengan lahap' dipinggirkan Allah dari perjuangan. Tamak itu melahirkan kelemahan. #ks
    
83) Yang akan teguh adalah mereka yang berkeyakinan; "Amat banyak kelompok sedikit mengalahkan golongan yang banyak, dengan izin Allah." #ks
    
84) Moga kita dijaga tuk selalu mengimani; bahwa kejujuran & keadilan jauh lebih mampu mengundang pertolongan Allah dari harta & kuasa. #ks
    
85) Ini mula-mula yang harus dididikkan Partainya Kanda Sejati pada saya & semua kader lainnya; "Hiya liLlah, la lilkursi wa la liljah!" #ks
    
86) Agar kami senantiasa tak cuma berpatokan perilaku benar & halal; melainkan juga bersikap & bergaya yang patut, mulia, lagi terpuji. #ks
    
87) Inilah pula jadi kewajiban Partainya Kanda Sejati tuk dididikkan pada rakyat; jadi warga sejati; tak mudah dibeli berujung dikibuli. #ks
    
88) Pula harus ditanamkan oleh Partainya Kanda Sejati; seluruh warga bangsa berhak atas rahmat dakwah, & kaum muslimin raih mahabbahnya. #ks
    
89) Dengan tetap bernasehat; cinta pertama tetap menambat saya. BismiLlah, 9 April nanti insyaaLlah #SayaPilihPKS; Partai Kanda Sejati. #ks
    
90) Mungkin di antara Shalih(in+at) ada yang kecewa mengapa saya berkampanye begini. Maafkan kami, hidup sering mengharuskan memilih. #ks
    
91) Ini barangkali hanya tahadduts binni'mah; mengkhabarkan kenikmatan yang saya rasakan; yang saya ingin jua semua sempat merasakannya. #ks
    
92) Semoga termasuk tanda iman; saya mencintai & mengharapkan untuk saudara-saudara saya, apa yang saya cintai untuk diri saya sendiri. #ks
    
93) Betapa saya amat bersyukur, dipertemukan dengan Para Kanda Sejati; ingin sebersyukur Gurunda @felixsiauw yang lalu berjuang di HTI;) #ks
    
94) Sesiapa yang jadi jalan hidayah kita, tetaplah anugrah Allah yang takkan begitu saja kita kesampingkan dari doa, kata, & 'amal kita. #ks
    
95) Maka saya khabarkan tentang mereka; Para Kanda Sejati saya dalam Islam; yang secara politik berhimpun membawa Cinta, Kerja, Harmoni. #ks
    
96) Kalaupun ada di antara mereka yang telanjur cacat di mata Shalih(in+at); moga masih ada nama lain yang layak tuk diprasangkabaiki;) #ks
    
97) Masih banyak insyaaLlah Kanda Sejati yang ingin berbakti pada Shalih(in+at) & negeri ini; "Apapun Yang Terjadi Kami Tetap Melayani". #ks
    
98) Akhirnya; maafkan Salim yang lancang berbagi dengan kebodohan & kelemahannya ini; doakan selalu dia mampu mempertanggungjawabkannya. #ks
    
99) Tamat pernyataan ini; dari hamba Allah yang tertawan dosanya, santri tertahan kejahilannya, & jauh dari citanya jadi 'Kanda Sejati'. #ks

Rabu, 19 Maret 2014

0 Comments
Posted in Arrangement, Art, Business

Kekecewaan Warga Jakarta pada Jokowi


Tanah air memang sedang gempar. Penyebabnya, apalagi kalau bukan berita pencalonan resmi PDIP untuk Jokowi? Apalagi setelah sebelumnya, misteri pencapresan Jokowi adalah misteri yang banyak ditunggu jawabannya. Memang, berita majunya sang Gubernur DKI Jakarta ini telah menjadi sebuah cerita yang luar biasa. Selain namanya yang selalu bercokol di tempat tertinggi pada berbagai lembaga survey, juga karena keberanian PDIP menggeser sang ikon: Megawati, putri dari sang fajar. Kini, Jokowi sudah resmi akan diusung PDIP untuk menjadi calon pada pemilihan presiden 2014 ini.

Masalahnya, saat ini Jokowi baru saja menjabat sebagai Gubernur. Rasa-rasanya sedikit aneh jika dia tidak menyelesaikan tugasnya dulu selama 5 tahun. Setidaknya, hal itu dikemukakan oleh beberapa warga Jakarta. Untuk lebih jelasnya, silahkan lihat berita yang kami sadur dari kompas.com ini.

"Jokowi Jadi Presiden, Apa Mungkin Dia Ingat Jakarta?"

JAKARTA,KOMPAS.com — Tak semua warga Jakarta gembira mendengar kabar Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo akan menjadi calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Namun, keberatan itu bisa tertepis bila pengganti Jokowi dipastikan adalah orang yang benar-benar peduli pada Jakarta dan warganya.

Rudi Suwandi (44), Ketua RT 10 Kampung Apung, adalah salah satu yang tak langsung setuju dengan pencalonan Jokowi itu. Dia mengaku menyayangkan bila Jokowi tak menuntaskan masa bakti satu periode di DKI Jakarta.

Menurut Rudi, Jokowi sudah membuat perubahan selama menjadi Gubernur DKI dalam 1,5 tahun ini. Meski belum memuaskan, Jokowi, menurut dia, juga sudah berupaya mencari solusi untuk Kampung Apung, tak seperti gubernur-gubernur sebelumnya yang menurut dia tak berbuat apa pun untuk kampungnya.

"Kita sulit cari Gubernur yang kayak gini. Kalau sudah jadi Presiden, kapasitasnya sudah lain. Apa mungkin dia ingat Jakarta?" tanya Rudi, Selasa (18/3/2014). Karenanya, dia mengaku tak masalah Jokowi menjadi calon presiden asalkan penggantinya memang peduli dengan Jakarta dan warganya.

Warga Kampung Apung yang juga Sekretaris RW 01, Bontot (47), mengaku maklum dengan rencana pencalonan Jokowi untuk Pemilu Presiden 2014. Dia berpendapat Jokowi saat ini berada pada posisi yang tak mudah. 

Pada satu sisi, kata Bontot, Jokowi harus menjalankan mandat partai tetapi di sisi lain terikat dengan janji mandat sebelumnya sebagai Gubernur DKI Jakarta. "Menurut saya Pak Jokowi inginnyangurus Jakarta dulu. Dia sebenarnya mau sepenuh hati merapikan Jakarta," kata dia.

Sementara itu, Talen (46), warga RT 10 Kampung Apung, mengaku baru bisa rela Jokowi menjadi calon presiden bila masalah Kampung Apung dituntaskan terlebih dahulu. "Kalau ketemu Pak Jokowi, saya pesan tolong Pak benahi kota Jakarta dulu. Sampai 90 persen beres barulah jadi calon presiden," ujar dia.

Meski demikian, di Kampung Apung tetap ada orang yang mendukung langkah Jokowi maju menjadi calon presiden. Salah satunya adalah Kasman (50), warga RT 07 Kampung Apung.

Menurut Kasman, Jokowi sudah membuat gebrakan yang memperlihatkan kerja nyata di Jakarta, termasuk di kampungnya. Dia pun menyebutkan beberapa program yang sudah dibuat dan direncanakan untuk Kampung Apung.

Kamis, 16 Januari 2014

0 Comments
Posted in Arrangement, Art, Business

Angel Lelga, Caleg dari Artis yang Dipertanyakan Kapabilitasnya


Semakin banyaknya caleg dari kalangan artis yang maju di Pemilu 2014 kali ini, membuat banyak rakyat bertanya, pantaskah mereka? Sejauh ini, anggota dewan yang sudah terpilih dari kalangan artis, masih dianggap sebagai sebatas pemanis saja di senayan. Apalagi saat kasus Angie mencuat, banyak kalangan semakin pesimis dengan caleg dari artis. Bahkan, ada isu bahwa salah satu artis kawakan yang kita kenal, Rhoma Irama akan maju pada pemilihan presiden 2014 mendatang.

Kali ini, orang yang sempat menikah dengan Rhoma Irama, sebelum akhirnya ditalak, Angel Lelga, juga akan maju sebagai calon legislatif (caleg) di Dapil Jawa Tengah dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Reaksi masyarakat dan media pun beragam untuknya. Lebih lengkapnya, mari kita simak berita yang dilansir oleh kompas online ini.

Angel Lelga Jadi Pembicaraan di Medsos

Oleh: Sabrina Asril



JAKARTA, KOMPAS.com — Tayangan Mata Najwa episode “Gengsi Berebut Kursi” yang tayang  pada Rabu (15/1/2014) menjadi perbincangan hangat di media sosial. Di dalam tayangan itu, artis yang kini maju sebagai calon anggota legislatif dari Partai Persatuan Pembangunan, Angel Lelga, mencuri perhatian.

Di dalam wawancara dengan Najwa Shihab, Angel terlihat gugup dengan cecaran pertanyaan yang dilontarkan pembaca acara. Saat wawancara baru saja dimulai, Najwa sempat bertanya soal hubungan antara Islam dan negara. Pertanyaan ini pun membuat Angel menjawab seadanya. Tak puas dengan jawaban Angel, Najwa pun kembali menajamkan pertanyaannya dengan memberikan contoh soal sikap PPPterkait perda syariah.

Berikut kutipan wawancara tersebut:

Pertanyaan (P): Itu kan bicara pendekatan komunikasi dengan konstituen. Tapi kalau bicara Islam dan negara, seperti perda-perda syariah, bagaimana pandangan Anda?
Angel (A): Hmmm. Saya rasa memang harus berkaitan.

P: Maksudnya?
A: Kita berpolitik juga harus dengan dasar seperti itu.

P: Seperti apa?
A: Misalnya, kita tentu ada ajaran Islam yang melekat, dan kita juga seperti itu. Jadi saya rasa itu lebih ke....

P: Kalau sikap partai Anda terhadap perda-perda syariah ini seperti apa? Apakah mendukung atau melihat sesungguhnya ini tidak diperlukan?
A: Sampai ke dalam situ, saya tidak terlalu bertanya ke ketua saya. Karena itu, mereka punya pertimbangan sendiri. Saya tidak mau terlalu ikut campur ke ranah sisi itu.

P: Ini kan pandangan politik partai yang Anda bergabung, Anda tidak merasa itu penting?
A: Penting, saya melihatnya ya. Saya perlu untuk mengetahui, tapi saya tidak mau terlalu ikut campur di dalamnya.

Tak hanya itu, Angel juga terlihat tak mampu bisa menjelaskan secara rinci agendayang akan dibawanya kelak saat berhasil menjadi anggota DPR. Najwa sempat bertanya apakah Angel benar-benar siap maju sebagai caleg. Terkait hal itu, Angel memastikan dia siap membawa kemenangan bagi PPP di daerah pemilihannya di Jawa Tengah V.

Di dapil tersebut, Angel akan bertarung dengan banyak anggota DPR yang sudah lebih dulu eksis. Salah satunya adalah putri Megawati Soekarnoputri, Puan Maharani. Angel menyadari banyak orang yang menganggap bahwa dapil tempatnya sebagai “dapil neraka”. Bagaimana jawaban Angel terhadap dapil neraka ini?

“Buat saya, kehadiran saya di dunia politik sudah pro dan kontra. Kalau saya memilih dapil yang gampang, itu bukan prestasi. Tapi karena saya punya nama yang dikenal masyarakat, dan saya punya kemampuan berpolitik, saya rasa saya perlu bertarung di dapil neraka. Tapi buat saya tidak ada dapil neraka. Saya akan sentuh hati masyarakat dengan cara saya. Saya akan bawa kemenangan itu,” ucap Angel dengan mantap.

Beragam reaksi
Kutipan wawancara Mata Najwa dengan Angel Lelga ini menimbulkan beragam reaksi di kalangan para pengguna akun Twitter. Sebagian besar di antaranya mengkritik kenekatan Angel terjun ke dunia politik.

Kritikan itu di antaranya ditulis @raditya2101. “Seriusan Angel Lelga nyaleg? She looks stupid on @MataNajwa Oh God,please #saveR,” tulisnya.

Pernyataan Angel ini pun mengundang komentar dari salah seorang komedian dan juga penulis Soleh Solihun melalui akun Twitter, @solehsolihun. “Baru liat wawancara angel lelga di mata najwa. ditanya mau melakukan apa di dpr aja dia gak bisa jawab. duh. yang begitu jadi caleg,” sindir Soleh.

Ada pula pengguna Twitter yang mengaku tidak menyelesaikan untuk mendengar seluruh wawancara Angel Lelga sebagaimana yang diutarakan Priambodo Nugroho, pengguna akun Twitter @mr_tuki. “Akhirnya tadi liat videonya Angel Lelga di FBnya @derrynasution. Video berdurasi 17 menit, tp sdh sy ttp jauh sblm selese,” tulisnya.

Kamis, 09 Januari 2014

0 Comments
Posted in Arrangement, Art, Business

Manuver PAN Jelang Pemilu


Menjelang pemilu, partai politik haruslah memiliki strategi guna memperkenalkan visi dan misinya pada rakyat. Meskipun akhir-akhir ini hal itu juga tidak terlalu penting bagi rakyat, namun visi dan misi partai yang baik masihlah harus dipertahankan. PAN sebagai salah satu partai peserta pemilu yang mungkin akan cukup memberi andil di masyarakat besok, tentu juga tidak ketinggalan dalam hal ini. Seperti partai-partai lain, PAN membuat sebuah manuver menjelang pemilu ini. Dan seperti partai lain, PAN tidak menyebut manuver ini sebagai kampanye, tapi hanya 'penyediaan informasi untuk rakyat, demi Indonesia yang lebih baik'. Klise? Mungkin saja. Yang jelas, menarik untuk disimak, apakah manuver ini akan mempengaruhi proses pemilihan presiden 2014 mendatang.

Lalu sebenarnya apa manuver dari PAN itu? Mari kita simak berita yang kami sadur dari Republika On Line ini.


PAN Luncurkan Layanan Media

Oleh: Erik Purnama Putra

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- DPP Partai Amanat Nasional (PAN) meluncurkan sentra layanan media guna mempermudah publik mengakses informasi terkait kegiatan partai dan caleg PAN. Sentra layanan media disebut Ketua Umum PAN, Hatta Rajasa untuk menatap Pemilu 2014.

"Sasaran utama kita, bagaimana PAN bisa melayani masyarakat dengan bentuk informasi-informasi cepat, apa
saja yang dikerjakan, pikiran-pikiran apa saja yang sedang dipikirkan caleg-caleg PAN," kata Hatta di kantor DPP PAN, Jakarta Selatan, Rabu (8/1) malam.

Menurut Hatta, sentra layanan media yang produk utamanya yakni portal berita Kabar8.net tersebut juga ditujukan demi kemajuan bangsa. Hatta juga mengakui kalau portal resmi partai ini diharapkan mampu mendongkrak elektabilitas PAN ke depannya.

"Dalam konteks pemilu, komunikasi itu sangat penting. Keunggulan adalah dari kecepatan kita mendapatkan informasi. Kekalahan karena ketidakmampuan kita menyerap informasi dan terlambat mendapat informasi," kata menteri koordinator perekonomian itu.

Koordinator Media Center PAN, Alfin Lie menyatakan, keberadaan sentra layanan media dan Kabar8.net selain memberikan informasi juga diperuntukkan untuk membantu media guna menghubungi kader partai sebagai narasumber berita.

"Dalam merancang sentra layanan media kami mengedepankan kemudahan untuk mengakses informasi terkait PAN," ujarnya.

Rabu, 08 Januari 2014

0 Comments
Posted in Arrangement, Art, Business

Wejangan Mega untuk Indonesia


Megawati adalah salah satu tokoh reformasi. Keberaniannya menentang Soeharto pada masa dulu, membuat dia sampai sekarang masih menjadi icon akan perjuangan. Mungkin karena itu pula lah, partainya, PDI-Perjuangan, selalu mendapatkan tempat khusus di masyarakat. Pasalnya, PDI-P seringkali dianggap sebagai partainya wong cilik.

Baik PDI-P maupun Mega, dipercaya akan memiliki peran penting dalam pemilihan presiden 2014 mendatang. Dan saat ini, Mega memberikan wejangan agar Indonesia bisa semakin baik ke depannya. Wejangan itu bisa anda baca di berita yang dilansir oleh Kompas.com ini.


Megawati: Kita Harus Koreksi Diri

Oleh: Indra Akuntono

AKARTA, KOMPAS.com - Peralihan masa kepemimpinan dari Orde Baru ke Era Reformasi belum mengarah pada hasil yang signifikan. Rute perjalanan bangsa seakan tanpa arah, dan membuat demokrasi seperti kebablasan.

Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, mengatakan, kondisi bangsa yang memprihatinkan membuat dirinya merasa perlu ada koreksi diri dari seluruh pihak. Hal ini perlu dilakukan untuk mengetahui, dan meresapi semua yang telah dilakukan untuk kemajuan bangsa dan negara.

"Makin banyak masalah bangsa ini, bukan hanya perlu kontemplasi, tapi koreksi diri," kata Megawati, di Jakarta, Senin (6/1/2014).

Saat memasuki ke Era Reformasi, kata Mega, semua pihak mengalami euforia yang luar biasa. Dampak negatifnya, seperti tak ada persiapan mengenai cara untuk mengisi era reformasi.

"Waktu itu nuansanya mengalami euforia (reformasi), jadi tak berupaya mendidik diri kita, sebenarnya apa sih yang kita inginkan," ujarnya.

Semua dianggapnya semakin parah ketika jejak sejarah Indonesia hilang dari benak para generasi muda. Mega mengaku terkejut ketika banyak anak muda yang tidak tahu, tidak mau tahu, atau tidak mendapat pelajaran baik mengenai sejarah bangsa Indonesia. Akhirnya, sangat jarang menemui anak muda yang mampu menjawab pertanyaan tentang sejarah bangsa secara runut dan berbobot.

Ketua Umum PDI Perjuangan itu menuturkan, masalah yang ia sebutkan adalah masalah serius dan membuatnya sangat merasa khawatir. Pasalnya, jejak sejarah itulah yang dianggapnya sebagai faktor penting dalam menentukan arah bangsa dan negara Indonesia di masa depan.

Kini, Megawati berharap semua pihak dapat kembali ikut andil mengarahkan kembali perjalanan bangsa sesuai dengan jejak yang diamanatkan para pendahulu. Karena tanpa mengikuti jejak, arah pembangunan bangsa akan menjadi tak terarah.
0 Comments
Posted in Arrangement, Art, Business

Misteri Pencapresan Jokowi Segera Berakhir?


Joko Widodo atau akrab disapa dengan Jokowi, memang menjadi fenomenal di negeri ini. Jokowi yang saat ini masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, telah menjadi semacam simbol yang dipercaya akan menguatkan kepercayaan rakyat kepada pemerintah. Berbagai survey sudah menunjukannya, bahwa Jokowi adalah idola masyarakat masa kini. Jokowi saat ini masih menjadi tokoh yang paling diharapkan untuk menduduki RI 1.

Masalahnya adalah, sejak awal Jokowi memang masih memiliki tanggung jawab di Ibu kota. Selain itu, dia termasuk kader PDI-P yang sangat patuh pada partai. Sehingga apapun yang dilakukannya, selalu saja dia kembalikan ke partai. Dan sampai saat ini, PDI-P belum memberikan sikap resmi terkait capres yang akan mereka usung di pemilihan presiden 2014 nanti.

Sampai saat ini, pencapresan Jokowi masih menjadi misteri. Namun perlahan-lahan, misteri itu semakin terkuak. Simak saja berita dari kompas.com yang memberikan kesam implisit ini.


Jokowi Beri Sinyal Akhiri Misteri Pencapresannya

Oleh: Fabian Januarius Kuwado

JAKARTA, KOMPAS.com — Tertutupnya mulut Joko Widodo soal pencalonan dirinya menjadi presiden membuat hal itu jadi misteri tersendiri. Namun, ia sudah menyiratkan akan menjawab misteri tersebut. "Ibarat air, semua pasti ada muaranya," ujarnya.

Jokowi kemudian menunjuk deras hujan yang turun di luar kantor Balaikota dan merata di seputar Jakarta. "Kayak hujan juga, ada muaranya," ujar Gubernur DKI Jakarta itu sambil tersenyum ketika diwawancara di Balaikota, Jakarta, Rabu (8/1/2014).

Dia menyerahkan segalanya kepada mekanisme partai, yakni suara kongres yang ditentukan Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri. Sebelum waktu itu tiba, Jokowi memilih fokus ke persoalan DKI.

"Coba kita lihat di depan hujan deras. Ya, sudah saya urusin hujan saja. Kayak yang sebelumnya saja," ucapnya sambil tertawa.

Ketika ditanyakan tentang hasil survei Litbang Kompas yang menempatkannya pada posisi teratas calon presiden, Jokowi juga enggan menjawab. "Lebih baik urusin hujan," ujarnya santai.

Jokowi pun langsung merangsek maju menerobos wartawan yang telah rapi berbaris di depannya. "Sudah, saya mau ke PBNU, mau urus sengketa tanah di Taman Anggrek," ujarnya sambil menuju mobil dinasnya.

Dari hasil survei Kompas sepanjang 2012-2013 atas sosok presiden yang diinginkan publik, Jokowi mendapatkan dukungan 17,7 persen pada survei pertama, Desember 2012. Setahun kemudian, dukungan untuk Jokowi melejit menjadi 43,5 persen.
0 Comments
Posted in Arrangement, Art, Business

Inilah Visi Gita Wirjawan


Gita Wirjawan yang sempat menghebohkan dengan bombardir iklannya di berbagai media online (salah satu yang paling heboh: di halaman depan kaskus), akhirnya menuturkan visinya mengapa mengikuti konvnsi Demokrat. Tentu saja, dia memang berambisi untuk menjadi peserta dalam pemilihan presiden 2014 pada Juni nanti. Dan ikut konvensi partai Demokrat, mungkin akan mempermudah keinginannya untuk menjalankan visi Gita untuk Indonesia. Apa saja yang ingin dilakukannya? Simak berita dari Merdeka ini.

Ikut konvensi capres Demokrat, Gita ingin perbaiki Indonesia

Oleh: Sukma Alam

Merdeka.com - Sebagai calon presiden dari konvensi Partai Demokrat, Menteri Perdagangan Gita Wirjawan menyambangi Sekretariat Konvensi Demokrat di Jalan Pati Unus No. 75, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Gita datang bersama istri dan anak serta para pendukungnya.

Pantauan Merdeka.com, Gita datang pada pukul 14.00 wib dan dikawal 4 Punakawan sebagai simbol kesatriaan. Gita langsung memaparkan visi misi dan memberikan alasan dia mencalonkan diri sebagai pemimpin Indonesia.

"Saya datang dengan kesadaran penuh bahwa Indonesia bisa lebih baik. Saya maju untuk memperbaiki Indonesia apaun yang bisa diperbaiki tentu ada cerminan Indonesia baru," ujar Gita, Selasa, (6/13).

Berangkat dengan dukungan rakyat, Gita Wirjawan siap menjadi pemimpin bangsa yang baik ke depannya. Menurut Gita, pemimpin yang dibutuhkan Indonesia saat ini adalah pemimpin yang mau dan mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat dan mampu mengedepankan demokrasi jauh lebih baik dari negara-negara lain.

"Sejatinya demokrasi paling penting untuk azas rakyat dan untuk pemimpin yang baru yang mengedepankan rakyat. Agar Tanah Air kita dapat menjunjung tinggi bagi bangsa dan negara Indonesia," tandas Gita.
0 Comments
Posted in Arrangement, Art, Business

Jawaban Anis Matta Soal Poligami


Anis Matta, presiden PKS ini memang kerap diserang oleh berbagai kalangan terkait status poligaminya. Poligami yang masih dianggap sebagai musuh besar mayoritas warga Indonesia, membuatnya menjadi isu yang menarik setiap kali membicarakan islam. Tak terkecuali untuk PKS yang merupakan partai dengan landasan agama islam. Banyak petinggi PKS yang menganut poligami, dan itu menjadi bahan sindiran publik. Anis Matta mengetahui hal itu, dan dia tidak gentar untuk menjawab sindiran-sindiran bernada kritik seperti itu.

Apakah hal ini akan mempengaruhi kiprah PKS di pemilu dan pemilihan presiden 2014 mendatang? Mari simak berita dari detik ini.

Disindir Soal Poligami oleh 3 Doktor UI, Ini Jawaban Anis Matta

Oleh: M Iqbal

Jakarta - Presiden PKS Anis Matta sempat disindir soal poligami di kalangan elite PKS oleh 3 doktor UI, dalam diskusi tentang platform kebijakan pembangunan PKS. Menanggapi hal itu, Anis menjawab hal itu sebagai pilihan pribadi.

Sindirian yang juga kritikan itu diutarakan mulai dari aspek keadilan bagi pria yang berpoligami, dampak poligami pada ledakan populasi, hingga soal bagaimana jadinya kalau presiden berpoligami. Apa kata Anis Matta?

"Dalam Islam populasi sebagai potensi bukan sebagai beban, tapi kemampuan mengelola dunia memang tidak sama," kata Anis Matta dalam diskusi Center for Election and Political Party (CEPP) di kampus UI, Depok, Selasa (7/1/2014).

"Sama seperti anda diberi sumber daya alam, itu karunia tapi belum tentu bisa mengelola. Begitu juga dengan anak," imbuhnya menjawab soal poligami dan ledakan penduduk.

Kemudian menjawab sindiran seandainya ada presiden yang berpoligami, menurut Anis berpoligami adalah pilihan pribadi.

"Saya kira begini, itu kan pilihan pribadi. Terserah kepada publik apakah bisa menerima atau tidak. Kalau publik bisa menerima why not?," ujarnya.

Anis juga mengganggap kritik dan sindiran soal poligami yang dilontarkan beberapa pihak kepada dirinya maupun elite PKS bukan sebagai serangan.

"Saya kira ini bukan serangan," lanjut mantan wakil ketua DPR itu tersenyum.

Selasa, 07 Januari 2014

0 Comments
Posted in Arrangement, Art, Business

Hak Pemilih Akan Terakomodasi di Pemilu 2014


Indonesia adalah bangsa yang muda dalam menjalankan proses demokrasi. Tentunya, masih banyak pelajaran yang harus dipetik oleh Indonesia, dalam pelaksanaan pesta demokrasinya. Indonesia, sebagai negara, Indonesia sebagai satu kesatuan, Indonesia sebagai entitas. Dan semua itu direpresentasikan dan dibebankan tanggung jawabnya kepada lembaga ini: Komisi Pemilihan Umum (KPU).

KPU pun harus selalu belajar dan mengevaluasi pemilu-pemilu sebelumnya. Seluruh rakyat tentu berharap masalah-masalah di periode lalu, seperti suara fiktif yang tiba-tiba ada, atau justru ada warga yang tidak mendapatkan haknya, bisa diatasi pada pemilu dan pemilihan presiden 2014 ini. Pertanyaannya, mungkinkah? KPU cukup optimis dalam hal ini. Seperti disampaikan dalam berita dari metro tv news ini.

KPU Optimistis Hak Pilih Warga Terakomodasi

Oleh: Dony Andika

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua KPU RI Husni Kamil Manik menegaskan kinerja jajaran penyelenggara Pemilu mulai dari pusat sampai ke daerah sudah maksimal dalam pemutakhiran data pemilih dan penyusunan daftar pemilih.

Karena itu, Husni yakin warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki hak pilih sudah terakomodasi dalam daftar pemilih tetap (DPT) yang telah disempurnakan dalam rapat pleno penyempurnaan DPT 4 Desember 2013.

“Bagi yang merasa belum terdaftar sebagai pemilih dicek dulu di layanan pengecekan DPT yang tersedia secara online di situs web KPU. Jangan-jangan hanya perasaan warga saja belum terdaftar, padahal dirinya sendiri belum pernah mengeceknya. Selain layanan online, warga dapat mengeceknya di kantor panitia pemungutan suara (PPS) di desa/kelurahan,” terang Husni di Jakarta, Senin (6/1)

Husni mengatakan penyempurnaan DPT masih terus berlanjut hingga 14 hari sebelum pemungutan suara sebagaimana rekomendasi Bawaslu dalam rapat pleno penyempurnaan DPT 4 Desember 2013 lalu. KPU juga sudah mengeluarkan surat edaran nomor 858/KPU/XII/2013 sebagai revisi atas surat edaran nomor 838/KPU/XII/2013 tentang penyempurnaan DPT dan penyusunan daftar pemilih khusus (DPK).

Dalam penyempurnaan DPT dan penyusunan DPK, kata Husni, KPU akan kembali melakukan pencermatan dan verifikasi data ganda. PPS dan PPK menjadi ujung tombak dalam melakukan pencermatan data tersebut.

Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang masih invalid juga diperbaiki melalui koordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) setempat. Untuk data ganda identitas dalam lingkup kabupaten/kota, penghapusannya dapat dilakukan langsung oleh KPU kabupaten/kota di setiap daerah.

Sementara untuk data ganda pemilih yang belum dapat dihapus KPU kabupaten/kota dikirimkan ke KPU RI. “Nantinya KPU RI yang akan melakukan penghapusan data ganda dengan status ganda antar kabupaten/kota,” ujarnya.

Setelah selesai penghapusan data ganda, KPU kabupaten/kota dapat melakukan snapshot (potret) perbaikan DPT. Kemudian dilakukan rapat koordinasi dan penyerahan berita acara perbaikan DPT kepada KPU Provinsi, Panwaslu kabupaten/kota dan peserta Pemilu di tingkat kabupaten/kota.

Di tingkat provinsi selanjutnya digelar rapat koordinasi dan penyerahan berita acara rekapitulasi perbaikan DPT kepada KPU, Bawaslu Provinsi dan peserta di Pemilu tingkat provinsi. Sementara untuk kegiatan puncak yakni rapat koordinasi dan penyerahan berita cara rekapitulasi perbaikan DPT kepada Bawaslu dan parpol peserta Pemilu tingkat pusat dilakukan pada tanggal 21 sampai 22 Januari 2014.
0 Comments
Posted in Arrangement, Art, Business

Parpol Memanfaatkan Isu Harga Elpiji?


Elpiji sebagai salah satu kebutuhan pokok masyarakat modern, kegunaannya hampir-hampir sama pentingnya dengan BBM. Pertamina sebagai BUMN yang bertanggung jawab terhadap adanya barang pokok tersebut, tentu harus merencanakan harga elpiji ini dengan seksama. Agar gejolak harga dari elpiji tidak merugikan masyarakat dan pertamina. Agar elpiji memberikan keuntungan untuk kedua belah pihak. Namun, belakangan ini, masyarakat menilai pemerintah telah mencampuri kepentingan pertamina dalam menentukan harga elpiji. Terutama setelah harga elpiji 12 kg mengalami kenaikan yang sangat signifikan di awal tahun ini. Banyak partai politik (parpol) kemudian ramai-ramai menolaknya. Dan banyak pihak menganggap hal ini sangat dipengaruhi oleh tahun 2014 yang merupakan tahun politik. Apakah benar hal ini merupakan usaha parpol untuk semakin dicintai masyarakat di pemilu dan pemilihan presiden 2014 mendatang? Simak berita yang dilansir oleh oke zone ini.

Tolak Elpiji Naik, Parpol hanya Cari Muka

Oleh: Rizka DIputra

JAKARTA - Partai politik peserta koalisi pemerintah belakangan beramai-ramai menolak kenaikan harga gas elpiji berukuran 12 kilogram. Reaksi penolakan ini dinilai sebagai upaya cari muka kepada rakyat apalagi menjelang Pemilu 2014 demi meraih simpati.

"Penolakan sejumlah parpol khususnya yang tergabung dalam koalisi pemerintahan tidak lebih dari cari muka kepada publik. Apa yang dilakukan dengan dalih kepentingan rakyat saat ini, lebih besar pada pencitraan semata. Sebab, mereka bagian dari pemerintah yang memimpin saat ini," terang Direktur Eksekutif Political Communication (Polcomm) Institute, Heri Budianto saat berbincang dengan Okezone, di Jakarta, Senin (6/1/2014) malam.

Menurutnya, menaikkan harga elpiji adalah domain Pertamina, namun pemerintah juga harus tetap bertanggungjawab. Kata Heri, kenaikan harga elpiji 12 kilogram yang diklaim pemerintah dinaikkan Pertamina tanpa sepengetahuan pemerintah hanya dramatugi semata.

"Parpol bagian pemerintah tengah memainkan praktik dari teori dramaturgi. Di depan publik seolah-olah menolak, namun panggung belakang mereka melakukan konspirasi terkait hal itu," tegasnya.

Rencana kenaikan elpiji ini lanjut Heri, bukanlah sebuah peristiwa yang datang awal tahun ini saja, namun sudah cukup lama. Hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) kata dia, menyebutkan bahwa Pertamina merugi karena penjualan elpiji.

"Masa parpol-parpol pemerintah itu tidak tahu, kan tidak masuk akal. Kalau dikatakan soal momentum menaikkannya saya setuju. Sebab, bisa jadi Pertamina bermain sendiri. Tetapi pertanyaannya, apakah Pertamina berani begitu?" tutupnya.

Sebelumnya, sejumlah parpol koalisi pemerintah kompak menolak rencana kenaikan harga gas elpiji ukuran 12 kilogram. Selain Partai Demokrat, parpol yang menolak yakni Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
0 Comments
Posted in Arrangement, Art, Business

PKS dan Poligami


Keterkaitan antara PKS dengan Poligami memang sangat dekat. Dengan dasar sebagai partai islam, PKS memiliki kecenderungan untuk dekat dengan poligami. Hal ini tentu dapat menjadi bahan diskusi yang disukai oleh para musuh politiknya. Pandangan miring mayoritas penduduk Indonesia terhadap poligami, dirasa masih menjadi musuh terbesar PKS menjelang pemilu legislatif besok. Banyak pihak berpendapat PKS akan kesulitan mendapatkan suara baru, karena isu poligami ini, meskipun hal itu pulalah yang justru membuat pendukungnya semakin loyal. Akankah isu PKS dan poligami ini berpengaruh besar di pemilihan presiden 2014 besok? Mari simak berita yang kami sadur dari oke zone ini.

PKS Didirikan & Dihuni Tokoh yang Berpoligami

Oleh: Angkasa Yudhistira

JAKARTA - Pandangan pro dan kontra terus mewarnai pernyataan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Anis Matta, yang menilai poligami sebagai hal yang wajar. Koordinator Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Masykurudin Hafidz mengatakan bahwa PKS memang lahir dari tangan tokoh yang berpoligami.

"Dari semenjak berdirinya, partai PKS memang menegaskan diri sebagai partai yang menjadikan dakwah sebagai pijakan kepartaiannya. Partai ini juga sejak awal memang didirikan dan dihuni oleh para tokoh yang melakukan poligami," ujar Masykurudin Hafidz kepada Okezone, Minggu (5/1/2014).

Sekedar informasi, pendauhulu Anis, yakni mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq yang terlilit dalam kasus suap penambahan kuota impor daging sapi, pun melakukan poligami dengan memiliki tiga orang istri,

Dengan menggolontokan pernyataan tersebut, Masykurudin menilai, sasaran pemilih yang hendak dituju oleh PKS memang sudah ditentukan yaitu pemilih yang punya dasar keislaman yang kuat.

"Dan cenderung militan sehingga kader-kader yang bergabung mempunyai semangat ke-partaian yang kuat pula. Inilah sesungguhnya kelebihan sekaligus kekurangan partai PKS," terangnya.

Pada satu sisi, dirinya melihat PKS memiliki ikatan yang kuat dengan berbasis kader. "Tetapi partai ini sesungguhnya tidak bisa berkembang menjadi partai besar karena menerapkan beberapa perilaku yang diterima oleh kadernya tetapi kurang diterima oleh masyarakat umum, misalnya poligami itu," terangnya.

Ditambahkannya, tindakan Anis Matta sesungguhnya hanya ingin sebatas memperlihatkan kepada kader internal PKS agar tetaplah menjadi kader PKS meskipun sedang dirundung masalah.

"Namun, di saat itu juga dia sedang memperkecil peluang untuk mengembangkan partainya karena perilaku itu justru kontraproduktif.
Anis matta memang sedang berkorban untuk mendapatkan simpati yang lebih luas," tutupnya.

0 Comments
Posted in Arrangement, Art, Business

PKB Terpaksa Calonkan Rhoma?


Semakin lama, kisah tentang pencalonan raja dangdut semakin banyak terdengar. Meskipun, lebih banyak sentimen negatif yang menyertainya. Nama Rhoma yang sudah populer, bahkan sebelum reformasi, membuat gosip tentang dirinya yang akan menjadi capres adalah sebuah berita yang dianggap menarik. Kenyataannya, memang banyakk tokoh yang tak ragu berkomentar tentang Rhoma dan saga capresnya. Sebut saja nama-nama populer di dunia politik seperti Jusuf Kalla, Jokowi, bahkan sampai Mahfudz MD. Terakhir, anak dari Gus Dur, Yenny Wahid pun angkat bicara. Sebagai seorang tokoh yang sudah tumbuh di lingkungan PKB, Yenny memiliki pandangannya sendiri terkait sikap PKB terhadap Rhoma. Dia merasa PKB terpaksa ikut mencalonkan Rhoma dalam pemilihan presiden 2014 ini. Bagaimana berita lengkapnya? Langsung saja baca berita yang kami lansir dari Gatra news ini.

Yenny: PKB Terpaksa Calonkan Rhoma Irama

Oleh: Zak

Jakarta, GATRAnews - Putri Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Yenny Wahid menilai Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terpaksa menjagokan Rhoma Irama di pilpres 2014. Langkah itu dikarenakan minimnya tokoh kuat pasca ditinggalkan oleh pendirinya.

"Ya karena sudah tidak tokoh lagi, PKB kan minim figure pasca didepak dan ditinggalkan pendirinya, Gus Dur," ujarnya kepada wartawan di Balaikota Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (24/12).

Mantan staf khusus presiden SBY ini mengatakan, kelebihan Rhoma Irama hanya dikenal luas masyarakat. Tetapi, selebihnya tujuannya 'nyapres' di 2014 hanya ambisi pribadi belaka bukan untuk mengabdi kepada masyarakat.

Perangai Rhoma pun menjadi perhatian dari keluarga besar Abdurrahman Wahid dan pengikutnya. Dicalonkan dari partai yang didirikan Gus Dur, justru sikap raja dangdut tersebut 180 derajat dari ayahnya tersebut. "Rhoma Irama berbeda dengan Gus Dur, dia rasis sekali. Tapi kita enggak kaget dengan ulah Rhoma, tidak hanya ambisi semata lah harusnya mengabdi kepada masyarakat," lanjutnya.

Istri dari Politisi Gerindra, Dhohir Farizi ini juga bersikap apatis atas pinangan Rhoma Irama kepada Joko Widodo (Jokowi) sebagai pendampingnya. Jika diterima pinangan tersebut, justru akan menjatuhkan kepercayaan masyarakat kepada Gubernur DKI itu.

"Kasihan Pak Jokowi-nya. Beliau sudah memiliki tabungan kepercayaan dari masyarakat yang sangat besar dan tidak semua calon dapat itu," tukas Yenny.

    Blogger news

    Blogroll

    Categories

    Tentang Kami

    Directory berita tentang pemilu legislatif dan pemilihan presiden 2014